[HOAKS] Orang Divaksin Lebih Cepat Meninggal, Begini Jelasnya

  • Share

JAKARTA– Beredar postingan di media sosial Facebook menyebutkan banyak orang meninggal dunia akibat vaksin Covid-19. Dalam postingannya, akun tersebut juga mengklaim memiliki banyak bukti bahwa vaksin Covid-19 mempunyai efek samping yang berbahaya.

Dilansir dari Kompas.com berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta, informasi yang disebarkan itu dipastikan hoaks atau tidak benar.

Berita terkait:

Sejumlah Vaksin yang beredar dan digunakan dalam program vaksinasi dipastikan aman dan telah lulus uji klinis. 

Kemenkes RI juga menyebut, tidak ada kasus meninggal yang disebabkan langsung oleh vaksin. 

Narasi yang beredar

Akun Facebook Muhammad Al Fais membagikan tangkapan layar tulisan dan tautan media online luar negeri yang mengklaim vaksin bisa mempercepat seseorang meninggal.

Pesan yang ditulis dalam gambar itu adalah:

“Yang sudah divaksin siap2 mati dini.
Mike Yeadon bekas ketua saintis di firma vaksin pFizer menyatakan bahwa kini sudah amat terlambat untuk menyelamatkan siapa yang sudah divaksin covid 19.
Beliau menyeru kepada semua yang belum menerima vaksin yang bisa membunuh itu untuk berjuang demi kesinambungan manusia dan nyawa anak2.
Pakar imunisasi terkenal ini mengingatkan fakta bhw proses menurunkan jumlah besar manusia yang hidup pada masa kini.
Sejurus selepas suntikan vaksin pertama terdapat sejumlah 0,8%…”

Sementara itu dia menambahkan narasi sebagai berikut:

“Untung aku belum di vaksin..”

Unggahan yang dibuat pada 20 Juni 2021 tersebut telah disukai sebanyak 17 kali, dikomentari sebanyak 11 kali, dan dibagikan ulang 1 kali.

  • Share