Satu Warga Lalong Meninggal Positif Covid-19, Jubir: Maaf pak saya, belum bisa kasih keterangan

  • Share

Tiga hari telah dikebumikan dan sudah tiga hari Tim Kesehatan Kecamatan melakukan tracking kontak kepada 32 orang diduga berkaitam dengan pasien. Namun Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Banggai Kepulauan tidak tau dan akan melakukan cek data dahulu.

BANGGAI KEPULAUAN– Satu warga asal Desa Lalong, Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepuluan meninggal dunia. Dikabarkan positif Covid-19.

Mengenai berita tersebut Kepala puskesmas Tinangkung Utara, Adrianus S kep angkat bicara, dikatakan meninggalnya Almarhumah Ibu Ramni L berdomisili di Desa Lalong, Kecamatan Tinangkung Utara pada, Sabtu (3/7/ 2021) positif Covid 19.

Berita terkait:

Berdasarkan kejadian itu, Tim Satgas Covid di bantu tim medis Puskesmas setempat dan di dampingi Camat Tinangkung Utara Sahrun, Danramil 1308-10/Salakan Kapten Inf Abd. Azis, Babinsa (Danpos) Tinangkung Utara Sertu Sumarto dan Babinkamtibmas Brigpol Robi Pasongli untuk melacak orang-orang yang diduga pernah melakukan kontak dengan almarhumah, utamanya pihak keluarga dan suaminya.

Sambung dia, mengungkap hasil tracking dimulai dari pihak keluarga utamanya suami almarhumah yang masih berstatus sebagai pegawai Dinas PU Kabupaten Banggai Kepulauan bagian pengairan Kecamatan Tinangkung Utara.

“Hasil tracking kontak dari suaminya kemudian mengembangkan kepada sejumlah 31 orang yang berkontak dengan almarhumah,” ungkapnya.

Terima kasih anda memberikan kepercayaan dengan membaca metroluwuk.com jaringan ZONAUTARA NETWORK. Simak informasinya. Tolak hoaks jadilah pembaca yang bijak.

Tracking kontak melalui swab antigen yang kami lakukan kepada 32 orang. Selama tiga hari sejak, meninggalnga almarhumah. Berdasarkan identifikasi tracking swab antigen sejumlah 32 orang diantaranya 6 orang adalah pihak keluarga dinyatakan positif.

Baca juga:

Kemudian 17 orang pegawai PU pengairan sebanyak 2 orang pula dinyatakan positif Covid-19 namun, sejumlah 15 org masyarakat Desa Lalong negatif.

“Jadi total dari 32 orang hasil tracking kontak dengan almarhumah hanya enam orang yang postif dan 15 orang dinyatakan negatif,” ujarnya meluruskan informasi mengenai berita satu orang meninggal terkonfirmasi Covid-19 di Desa Lalong, Kecamatan Tinangkung Utara.

Namun, sebelumnya berkaitan informasi tersebut metroluwuk melakukan kontak via tertulis, Selasa (6/7/2021) pukul 15: 47 wita, kepada Juru Bicara  (Jubir) Covid-19 Kabupaten Banggai, tetapi dikatakan pihaknya tidak mengetahui dan akan mengecek data mengenai informasinya.

“Maaf pak saya belum bisa beri keterangan Krn beritanya masih mau dicek datanya.”

“Iya pak sebelum informasi saya sampaikan ke publik saya harus tau yang mana yg bapak tanyakan apa benar atau salah termasuk identitas tempat tinggal dll,” jawab Juru Bicara Covid-19, sebagaimana tertulis, Selasa (6/7/2021). Sambung dia,

Semua data terkait covid-19 Pemda sudah menunjuk juri bicara untuk menyampaikan melalui data release yang di update setiap hari jadi TDK ada berita yg hoaks semua disampaikan berdasarkan fakta dan dilaporkan sampai ke pusat. Kalau ada yg bertanya saya selalu cek dulu Krn setiap hari selalu ada perkembangan data Krn bisa wartawan tanya berita yg sudah lewat beberapa hari.

Sementara itu, Jubir mengirim informasi kepada group internal yang tidak dapat dipublis kepada masyarakat luas.

informasi hanya dikirim kepada group whats app yang tidak dapat di jadikan informasi pada publik, Selasa (6/7/2021).

Tidak terbukanya sistem informasi kepada publik mengenai informasi penanganan Covid-19 akan melebarkan asumsi di publik menutup informasi yang seharusnya dapat menepis beragam ketidak percayaan kaitan virus Covid-19 khususnya di daerah. Ini akan memperburuk situasi dimasyarakat dengan meliarnya informasi hoaks menggunakan media sosial.

Reporter | Irwan Merdeka

Berita lainnya:

  • Share