Wow! Pesepakbola Christian Eriksen Terkena, ‘Serangan Jantung’ setelah Divaksin ?

  • Share

BANGGAI– Dikabarkan pesepakbola Christian Eriksen terkena serangan jantung setelah di vaksin. Namun informasi tersebut disiarkan pada linimasa akun media sosial twitter.

Dalam akun yang diposting pada media sosial milik @yo_yo2, Tim hoaks atau fakta menelusuri informasi disebutkan dan telah diverifikasi kaitan isi konten melalui laman cekfakta.

Berita terkait: [Hokas atau Fakta] Video “Rocketnya udah lewat teritorial langit Indonesia sama Malaysia”

Menemukan Akun Twitter dengan nama pengguna ya_yo2 mengunggah sebuah narasi yang menyatakan bahwa pesepakbola Christian Eriksen mengalami serangan jantung pada saat pertandingan Piala Euro 2020 melawan

Terima kasih anda memberikan kepercayaan dengan membaca metroluwuk.com jaringan ZONAUTARA NETWORK. Simak informasinya. Tolak hoaks jadilah pembaca yang bijak.

Finlandia setelah disuntik vaksin Pfizer, 12 hari sebelumnya. Narasi tersebut juga menyatakan bahwa kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh Kepala Tim Medis dan Dokter Spesialis Jantung Inter Milan dan disiarkan melalui media Italia, Radio Sportiva.

Akun Twitter dengan nama pengguna ya_yo2 mengunggah sebuah narasi pesepakbola Christian Eriksen mengalami serangan jantung pada saat pertandingan Piala Euro 2020.

Hasil cek fakta
Direktur Inter Milan, Giuseppe Marotta menegaskan bahwa Eriksen belum menerima vaksinasi Covid-19 sama sekali.

Baca juga: Delapan Guru Besar Tips and Tricks Komnas HAM Panggil Paksa Pimpinan KPK

Lebih lanjut, pihak Radio Sportiva melalui akun Twitter resminya telah menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah menyiarkan berita apapun terkait kondisi Eriksen, termasuk pendapat dari tim medis Inter Milan. Beberapa artikel medis menyatakan bahwa serangan jantung sendiri biasanya memang terjadi kepada orang-orang berusia di bawah 35 tahun ketika sedang melakukan aktivitas fisik seperti olahraga.

Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna ya_yo2 tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).

Direktur Inter Milan menegaskan bahwa Eriksen belum menerima vaksin. Serangan jantung sendiri biasanya memang terjadi kepada orang-orang berusia di bawah 35 tahun ketika sedang melakukan aktivitas fisik yang berat seperti olahraga.

Rujukan

  1. https://www.reuters.com/lifestyle/sports/eriksens-former-cardiologist-says-he-had-no-history-heart-concerns-2021-06-13/
  2. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sudden-cardiac-arrest/in-depth/sudden-death/art-20047571
  3. https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/sudden-cardiac-arrest

Reporter| Irwan Merdeka

Berita lainnya: Gading Marten Ingin Rujuk Dengan Gisella

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *