Banggai Rawan Bencana, Bupati: PMI Harus Siaga

  • Share

BANGGAI– Antisipaai rawan bencana di Kabupaten Banggai, Bupati Bangai Amirudin Tamoreka dan Wakil Bupati Banggai  Furqanuddin Masulili menghadiri kegiatan Ditlatsar IV Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Banggai, di Desa Salodik Kecamatan Luwuk Utara, Senin (14/6/2021).

Berita terkait: Jokowi Sorot Premanisme, Kapolri: Kalau Belum Action Juga Kapolda-Kapolres Akan Saya Tegur

Dalam sambutannya ia menyampaikan sebagai saerah rawan bencana, baik yang disebabkan oleh faktor alam, dan juga ulah manusia, perlu adanya kita melakukan kegiatan seperti ini, guna mengantisipasi Hal hal yang tidak kita inginkan.

Terima kasih anda memberikan kepercayaan dengan membaca metroluwuk.com jaringan ZONAUTARA NETWORK. Simak informasinya. Tolak hoaks jadilah pembaca yang bijak.

Karena kata dia, KSR atau Korps Sukarela merupakan Ujung Tombak PMI dilapangan, harapan kami sebagai pemerintah kegiatan seperti ini terus dilaksanakan kedepan, sehingga bisa menambah dan memperkuat kualitas relawan relawan PMI dalam Menghadapi Bencana.

Program kerja PMI tersebut bertujuan untuk menyiapkan tenaga palang merah dalam keadaan siaga, untuk melakukan pertolongan dan bantuan dalam kesatuan atau unit yang terorganisasi.

Baca juga: Harga Beras Lokal Anjlok,’Petani Dililit Utang’

Turut hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Fuad Muid Anggota Legislatif sekaligus Ketua PMI Kabupaten Banggai, Batia Sisilia Hadjar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai Alfian Djibran, Hasrin Karim Kadis Perdagangan, dr. Yusran Kasim Direktur BRSUD Luwuk, Paiman Karto Kadis Pariwisata, Camat Luwuk Aslan Lapalanti, Camat Luwuk Utara Rifodi Penak bersama Sekcam, Kepala Bagian Prokopim Ferry Ledder, Pengurus PMI Kabupaten Banggai dan Anggota, Serta Peserta Diklatsar.

Bupati Juga Berharap Diklatsar KSR PMI ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para relawan, serta ilmu yang di dapatkan berguna Bagi masyarakat Kabupaten Banggai dalam antisipasi kewaspadaan Dini terkait bencana Alam. (*)

Berita lainnya: APBD 2020 Minus 93,04%, Bupati: Telah Direvisi Rasional di 2021

  • Share