Polda Sulteng Teken MoU Terapkan E-Tilang, Begini keterangannya

  • Share

PALU- Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) bangun komitmen bersama melalui Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng serta Pengadilan Tinggi Sulteng di Aula Ditlantas Polda Sulteng, Kamis (10/6/2021) tentang penyusunan tabel denda tilang.

“MoU itu, bertujuan mengatur dan penyelesaian perkara pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan melalui tilang elektronik,” kata Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari mewakili Kabidhumas Polda Sulteng dalam keterangan tertulis, Jumat (11/6/2021).

Berita terkait: PPN, Sekolah Bakal Terdaftar Wajib Setor Pajak

Mengenai penerapan E-Tilang, pelaksanaan hanya membedakan besaran denda tilang antara denda yang diterapkan oleh petugas dilapangan dan denda maksimal sesuai dengan pasal yang dilanggar.

Penyesuaian denda akan diterapkan berdasarkan putusan pengadilan yang menangani pelanggaran lalu lintas. Jika terjadi kelebihan denda dilapanga sesuai besar denda yang diputuskan dalam pengadilan. Maka masyarakat dapat mengambil sisa uang kelebihan tersebut, utamanya bagi pelanggar yang membayar melalui bank BRI.

Terima kasih anda memberikan kepercayaan dengan membaca metroluwuk.com jaringan ZONAUTARA NETWORK. Simak informasinya. Tolak hoaks jadilah pembaca yang bijak.

“Berdasarkan putusan pengadilan yang menangani perkara pelanggaran lalu lintas, jika terjadi kelebihan denda, masyarakat dapat mengambil kembali sisa uangnya. Terutama melakukan transfer melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI),”  ungkapnya.

Lebih lanjut Sugeng menjelaskan mengenai tabel denda tilang dalam penyelesaian perkara pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan secara elektronik yakni, Pelanggaran Kendaraan tidak dilengkapi dengan TNKB yang sah besar denda Rp 300.000, Mengemudi tidak wajar / melakukan kegiatan lain saat mengemudi besar denda Rp 500.000, Melanggar Rambu lalulintas atau Marka besar denda Rp 250.000, Melanggar alat pemberi isyarat lalulintas (traffic light) besar denda Rp 250.000.

Baca juga: Ditangkap Basah Tidur dengan Istri Orang

Tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu besar denda Rp 100.000, Pengendara dan penumpang R2 tidak mengenakan Helm SNI, besar denda Rp 200.000, R2 terkait persyaratan teknis dan laik jalan besar denda Rp 200.000.

Selanjutnya Sugeng menyatakan tentang kendaraan R4/lebih pelanggaran persyaratan teknis besar denda Rp 400.000, Pengemudi atau penumpang yang duduk disamping pengemudi Ranmor R4/lebih tidak mengenakan sabuk keselamatan didenda sebesar Rp 100.000 dan pelanggaran Mobil barang untuk mengangkut orang tanpa alasan besar denda Rp 100.000.

“Jadi MoU tentang tabel silang denda akan digunakan sebagai pedoman petunjuk baik dilapangan maupun di pengadilan,” tuturnya.

Sugeng, berharap dengan adanya tabel denda tilang yang telah dituang dalam MoU dijadikan pedoman dalam melaksanakan penindakan. “Persidangan saat memutuskan perkara pelanggaran lalu lintas dan jalan secara elektronik (E-Tilang).”harapnya.

Reporter| Palu, Parigi, Poso | Hendra Edo

Berita lainnya: Soal Aksi Mahasiswa Alor Mengalami Kekerasan, Kapolres Angkat Bicara

  • Share