Pemkot Palu dan BPM2MI Teken MoU Perlindungan Buruh Migran

  • Share

PALU– Hadianto Rasyid bersama Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani menandatangani nota kesepakatan.

Nota kesepakatan bernomor 11/KA-MoU/VI/2021 tersebut tentang kerja sama penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia untuk wilayah Kota Palu, Rabu (9/6/2021).

Berita terkait: Ustad Haikal Hasan Klarifikasi Dana Haji di BPKH

Pemkot Palu dan BP2MI bersinergi dalam pemberantasan sindikasi pengiriman pekerja migran ilegal warga negara Indonesia yang telah diatur dalam UU No 11 tentang Cipta Kerja (Ciptaker).

Terima kasih anda memberikan kepercayaan dengan membaca metroluwuk.com jaringan ZONAUTARA NETWORK. Simak informasinya. Tolak hoaks jadilah pembaca yang bijak

Selain itu, komitmen untuk peningkatan sumber daya manusia akan diperkuat sistem penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi calon pekerja migran Indonesia di wilayah kota Palu.

Menurut Hadianto, nota kesepakatan ini membuka peluang dan kesempatan Pemerintah Kota Palu pemulihan ekonomi masyarakat, pasca bencana.

Baca juga: Pendaki Perempuan Hilang di Pegunungan Abbo Ditemukan Terhimpit pada Celah Tebing

Apalagi kita ketahui, bersama pasca Gempa masyarakat Kota Palu, baru akan bangkit namun, ditahun 2020, setahun pasca bencana alam diperhadapkan dengan sindrom virus Covid-19.

“Masyarakat butuh pemulihan ekonomi. Kesempatan ini merupakan satu jalan keluar dalam penguatan ekonomi masyarakat kota Palu,” ungkapnya.

Sinergitas ini, akan memprakarsai dan pula memfasilitasi pelaksanaan perlindungan calon pekerja migran Indonesia.”Dengan melakukan sosialisasi mengenai peluang pekerja migran Indonesia di negera tujuan.” tutur Hadi.

Reporter| Palu, Parigi, Poso | Hendra Edo

Berita lainnya: Survei Capres 2024 Dialog Tawar Menawar Kandidat-Parpol

  • Share