Pemkot  Palu Rencanakan Lahan 33 Ha Bangun Huntap II untuk 1.000 KK di Tondo

  • Share

Palu– Hardianto Rasyid diapit Kepala Badan Pertanahan Nasional (PBN) Kota Palu Yannis Harryzon Dethan, sekitar pukul 10.30 wita meninjau lokasi Hunian Tetap (Huntap) II Tondo, Kelurahan Talise. Namun masalahnya tanah telah diklaim masyarakat.

“Wali kota bersama BPN Kota Palu ingin memberikan solusi kepada masyarakat yang mengklaim lahan sehingga pembangunan Huntap bisa dilanjutkan,” kata Walikota Palu Hardianto Rasyid, dalam keterangan tertulis, Minggu, (30/5/2021).

Berita terkait: Bank Sulteng Milik Laba Rp 8.154 Triliun Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Keterangan itu disampaikan dalam pertemuan dengan masyarakat yang digelar di bukit rencana lokasi pembangunan Huntap II. Kaitan mencari solusi masalah lahan yang diklaim masyarakat.

Menurut Hardianto Rasyid, Pemerintah kota Palu berencana melakukan pengembangan kawasan kota satelit yang akan menjadi harapan baru masyarakat.

“Tetapi masih ada proses lanjutan yang harus disiapkan oleh Pemerintah kota seperti menyiapkan masterplan, siteplan dan lainnya untuk meyakinkan Pemerintah Pusat agar wilayah ini memang benar-benar menjadi harapan baru bagi masyarakat kota Palu,” ungkapnya.

Baca juga: Anak di Bawah Umur Pekerja Cafe Remang Diduga Korban Trafficking

Namun, menurutnya pengerjaan Huntap harus secepatnya kembali dimulai sehingga dari pihak BPN menawarkan lahan 33 hektar untuk mengakomodir keinginan masyarakat.

Lahan tersebut berada tepat di seberang jalan protokol dari lokasi pembangunan Huntap 2 kelurahan Tondo dan masuk dalam pengembangan kawasan kota satelit.

“Inilah kawasan yang dimaksud. Ini menjadi solusi tepat. Olehnya kita berkumpul di sini,” ucap Wali kota.

Di lokasi lahan ini, Pemerintah akan melakukan konsolidasi tanah atau land consolidation untuk 1.000 KK bagi masyarakat kelurahan Talise.

Sehingga apabila masyarakat Talise menyetujui hal ini, Pemerintah kota Palu akan langsung menyurat kepada Pemerintah Pusat.

Rencananya, masyarakat Talise akan kembali berkumpul membicarakan terkait lahan tersebut pada Senin malam, 31 Mei 2021 dan Wali kota menunggu hasil pertemuan tersebut.(*01)

Baca lainnya: Tiga Arahan Presiden Jokowi untuk BPKP & Jajaran APIP

  • Share