Pemda Banggai Rapat Evaluasi Penanganan Covid – 19

  • Share
Metro Luwuk – Bupati Banggai Dr. Ir. H. Herwin Yatim, MM bersama Wakil Bupati Banggai Drs. H. Mustar Labolo, M.Pd Memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 Di Kabupaten Banggai, didampingi oleh Wakapolres Banggai, Kasdim Kodim 1308 LB dan Sekda Kabupaten Banggai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, turut hadir Asisten II Setda Banggai, Kadis Kesehatan, Direktur RSUD, Kadis Perindag, Kadis Pariwisata, Kadis Perkimtan, Kadis Perhubungan, Kasat Pol PP, Kabag Umum, Kabag Hukum, Kabag Ekonomi, Kabag Prokopim, Camat Luwuk Timur, Camat Luwuk Utara, Camat Luwuk, Camat Luwuk Selatan, Perwakilan HIPMI, Perwakilan PHRI, Perwakilan Hotel Swiss bell, Perwakilan Hotel Santika, Perwakilan Hotel Estrella.
Bupati Banggai, dalam mengawali Rapat tersebut menyampaikan tentang situasi pandemi Covid-19 di daerah kab. Banggai yang semakin bertambah dan menghawatirkan. Untuk itu sebagai Pemerintah tentunya tidak hanya berdiam tetapi turut memikirkan dampak yang kurang baik kepada para pelaku usaha seperti pada usaha  Perhotelan, Rumah Makan, Cafe, Tempat Hiburan dan Tempat Olah Raga, “oleh karena itu kita  harus melakukan  pilihan  disituasi  pandemi covid-19 ini , kita harus bersama sama lebih memikirkan upaya penyelamatan kesehatan masyarakat kabupaten Banggai” terang Herwin Yatim.
Selain adanya surat edaran dan instruksi Menteri Dalam Negeri Tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro, “jadi kita harus lebih fokus lagi. Tugas ini menjadi beban kita semua terutama  Pemerintah, Forkopimda dan Para Camat, Lurah dan Kepala Desa, karena pembatasan kegiatan skala mikro itu memang mendeteksi sampai pada lingkungan RT untuk memastikan  masyarakat mana  yang terpapar.Jadi marilah kita harus saling memahami, mudah mudahan dalam evaluasi kita hari ini bisa menghasilkan hasil yang terbaik” tegas Bupati Banggai.
“Semoga Masyarakat Kab. Banggai tetap  melaksanakan protokol kesehatan dan semakin sadar kedepannya, dan insya Allah dalam situasi kondisi covid-19 ini akan  cepat berakhir”, tutupnya.
Selanjutnya Wakil Bupati Banggai dalam arahanya menyampaikan seharusnya pembatasan kegiatan ini harus di mulai dari kita, di tingkat RT, RW, Desa dan Kelurahan, kita bersyukur dari Unsur Forkopimda, TNI Dan Polri serta Pol PP sudah dan sering melaksanakan Operasi Yustisi dengan disiplin Memakai Masker, Menghindari Kerumunan akan selalu kita tingkatkan, dua minggu kedepan kita harus lebih ketat lagi dalam hal protokol kesehatan dan operasi yustisi, apalagi berdasarkan Prediksi TNI/Polri Masyarakat sudah tervaksin dan akan lebih kuat lagi menghadapi covid-19, jadi kita harus satu hati, satu karsa dan satu rasa, agar hidup kita semakin  berkualitas , terangnya.
Selanjutnya Wakapolres Banggai dalam arahannya menyampaikan dalam kaitannya dengan penanganan covid-19 saat ini kami dari kepolisian sudah melaksanakan operasi yustisi di mana kita bersama TNI dan Gugus Covid-19, setiap hari itu di laksanakan dan itu sudah secara tegas kami lakukan baik itu edaran Bupati, Gubernur dan instruksi Mendagri dan sifatnya masih sosialisasi dan menghimbau, akan tetapi sekarang kita sudah masuk pada tahap penegakan hukum dengan adanya aturan aturan yang sudah di berlakukan kaitannya dengan Pelaksanaan protokol kesehatan untuk tidak mengakibatkan berkumpulnya banyak orang.
Dan untuk menekan lajunya Perkembangan covid-19 di kab. Banggai, Kami sudah membentuk yang Namanya “KAMPUNG TANGGUH” jadi di setiap kampung atau desa yang pembagian zonanya sesuai dengan zona hijau kuning merah dan orens, akan kami bentuk Kampung Tangguhnya, “sudah 10 Polsek yang di bentuk Kampung Tangguhnya dan yang menjadi ketuanya adalah Desa Atau Kelurahan”, tutupnya.
Selanjutnya Kasdim Kodim 1308 LB dalam arahanya menyampaikan untuk tetap tidak henti hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, karena itu sudah merupakan solusi dan tindakan tepat yang kita lakukan kepada masyarakat, apalagi kita sudah di perkuat dengan Surat Edaran Bupati dan Gubernur serta Instruksi Mendagri dan itu yang harus kita selalu dan sering himbau kepada masyarakat yang belum memahami protokol kesehatan dalam mengantisipasi penyebaran covid-19 ini, tutupnya.
Selanjutnya Sekda Kab. Banggai dalam arahannya menyampaikan sudah kita tahu bersama perkembangan covid-19 per 15 Pebruari 2021 jumlah kasus 1067, “oleh sebab itu mari kita semua untuk selalu mensosialisasikan covid-19 di tengah tengah masyarakat untuk selalu melaksanakan Protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, ini semua dengan maksud agar benar benar masyarakat selalu waspada dengan adanya pandemi covid-19” jelasnya.
“Khususnya kepada para pemilik hotel, rumah makan, cafe, tempat tempat hiburan dan tempat tempat olah raga, marilah kita bersama sama untuk menjalankan dan menaati Surat Edaran Bupati, Gubernur dan instruksi Mendagri demi kesehatan dan keselamatan kita bersama”, tutup Abdullah Ali.
Selanjutnya Kadis Kesehatan dalam Laporannya tentang Perkembangan Covid-19 di Kab. Banggai Per 15 Pebruari 2021 :
1067 Kasus
942 Sembuh
34 Meninggal
8 Kasus dirawat RS
84 Isolasi mandiri
Zona Merah: Kec. Luwuk, Luwuk Utara, Luwuk Selatan dan Toili
Zona hijau: Kec. Luwuk Timur, Balantak Selatan, Balantak Utara, Lobu dan Bualemo.
  • Share